ad
  • 16

    Nov
  • Zial!

    • Article wrote by antown
    • With 14 comments

Logo sebagai bagian dari corporate identity berfungsi untuk menampilkan citra sebuah perusahaan. Sebuah logo yang bagus, keren, ampuh, niscaya mampu menghipnotis masyarakat (menurut teori desain grafis).

Berdasarkan informasi yang pernah saya dapatkan beberapa waktu yang lalu, logo maskapai Garuda Indonesia Airways (GIA) menghabiskan anggaran ratusan juta rupiah dalam proses penciptaannya. Waow!! Itu uang semua lho. Bukan daun. Logo GI ini memang patut diacungi jempol karena menarik dan bisa dengan mudah diterapkan dimana saja. Jika filosofi sebuah logo itu kuat, pantas saja kalau dihargai mahal.


Saya sempat kepincut dengan logo salah satu maskapai berinisial AA. Selain karena harganya relatif murah dibandingkan Garuda, tapi AA kurang memuaskan. Mohon maaf sebelumnya. tulisan ini tidak hendak menjadikan sebuah surat pembaca lho untuk koran lho. Hehehe….

Warna merah pada logo maskapai AA menyiratkan “kemewahan” dan “elegan“. Saat berada di dalam pesawat–saya membayangkan, wah nanti mungkin di dalamnya saya juga dapat pelayanan atau fasilitas yang oke. Eh, ternyata malah sebaliknya. Tempat duduk dan bagasi justru kurang bagus. Itu salah satu kekurangannya. Saya ketipu sama karakter warna merah.

Oya, menjelang pesta blogger 2008 nih, jika Anda hendak datang nanti saya sarankan untuk memilih pesawat terbang atau maskapai yang tepat. Sesuaikan dengan anggaran yang ada. Jangan mau ditipu sama tampilan luar pesawat seperti pengalaman saya di atas.

Salam Kreatif!!

Tidak Ada Postingan Terkait.

Tags:
Category: Gambar Sketsa
ad

Ada 14 comments

Name (Req)

E-mail (Req)

URI

Message
ad ad

Halaman

Link