ad

Memanfaatkan Kertas Bekas

Siang itu, saya naik bus transjakarta dari Sarinah menuju Harmonis. Jumlah penumpang yang menggunakan jasa transportasi umum ini tidak terlalu membludak seperti biasanya. Saya sungguh beruntung. Mungkin karena belum jam makan siang saja.

Kendati demikian saya terpaksa harus berdiri karena bangku sudah penuh. Tampak di depan saya seorang pria bergaya unik. Kepalanya gundul plontos. Tangan, leher hingga kepalanya ditato. Pakaian yang dikenakan pun serba hitam biar kelihatan seram. Tak lupa asesoris berupa piercing di bawah hidung, dan dagunya.

Buat orang yang norak tapi pede seperti saya. Melihat orang dengan dandanan seperti itu—dengan mata kepala saya sendiri rasanya aneh. Kalau melihat di internet sih sering, bahkan lebih ekstrem lagi. Tapi kalau lihat langsung masih bisa dihitung dengan jari. Itulah alas an kenapa saya suka dengan dandanan nyentrik kayak para seniman atau anak punk itu.

Berbicara soal nyentrik, yang paling ramai dibicarakan di kalangan teman-teman seniman setengah idealis biasanya adalah tentang gaya berpakaian mahasiswa seni yang baru menginjak dunia kampus. Lalu pada ujung-ujungnya biasanya ada kesimpulan seperti ini; bolehlah seseorang berpenampilan nyentrik, nggaya, bak seniman, tapi ya harus bertanggung jawab sama karya yang dihasilkannya. Jangan kebanyan gaya tapi gak punya karya (yang bisa dibanggakan).

Kembali lagi soal peristiwa norak saya di bus transjakarta. Untuk mengenang peristiwa unik itu saya membuatkan corat-coretannya. Kebetulan ada kertas bekas–tiket TMII di tas. Biarin deh hasilnya jelek dan asal-asalan kayak gini, yang penting saya sangat terhibur.

Ternyata, menyimpan atau mengumpulkan kertas bekas itu nggak ada ruginya. Lumayan ‘kan bisa untuk menumpahkan ide secara langsung dengan corat-coret di atas kertas. Lalu muncul pertanyaan; kertas bekas apa yang bisa kita pakai dan enak untuk menggambar?

Sebenarnya semua jenis kertas mempunyai karakter masing-masing. Semakin banyak kita bereksperimen dengan beragam kertas, maka semakin sering kita mendapatkan pengalaman unik yang tak terduga sebelumnya. Bahkan ide untuk menciptakan sesuatu terkadang muncul begitu saja. Ini hanya pengalaman saya saja lho. Silakan dibuktikan sendiri biar tidak penasaran.

Salam kreatif!!

Ikuti kontes foto kreatif. Tema: “Sampah Visual Perkotaan”

Berhadiah domain+hosting, dolly RSS, dan voucher pulsa

Postingan Terkait:

  1. Rahasia Memanfaatkan Koran Bekas
    Sumber foto: matanews.com Koran bekas yang tercecer dimana-mana memang cukup mengganggu pemandangan. Namun ada solusinya jika kita tahu rahasia...
  2. Zet yang Berbayang
    Tips membuat bayangan Gambar diambil dari flickr.com dan diolah dengan photoshop Jika belakangan anda sering surfing atau blogwalking, saya yakin...
  3. Tips Memperbaiki Hanger yang Rusak
    Lantaran mempunyai hanger yang rusak, saya terisnpirasi membuat gambar hanger itu dan mempostingnya di blog. Hanger (gantungan baju) yang berbahan...
  4. Versi Pekerja Kreatif yang “Tertekan”
    “Sebutkan 1 (satu) alasan kuat bekerja di bawah tekanan”, kalimat itu—lagi-lagi untuk ke sekian kali—saya lempar ke jamaah fesbukiyah mengingat...
  5. Yang Mau Maju, Wajib Ikutan Acara Ini
    Di akhir bulan januari ini, mahasiswa DKV atau Deskomvis (desain komunikasi visual) bolehlah pasang senyum lebar. Pasalnya pada tanggal...
Tags: , ,
Category: Gambar Sketsa
ad

Ada 10 comments

  • ¬ suryaden
    #2728 January 19th, 2009 at 5:16 am

    betul, hasilnya keren banget tuh…

  • ¬ Esti
    #2729 January 19th, 2009 at 9:23 am

    Hi. Blog walking niy. Tau blog ini dr Achie. Nice blog, lucu hehehehe :D Gw jg suka ngumpulin kertas2 bekas yg kadang kata orang sampah hihihihihi. Tapi krn gw gak bs gambar ya sukanya buat nulis2 :D

  • ¬ gajah_pesing
    #2730 January 19th, 2009 at 9:44 am

    kamu melupakan membuat vektor untuk saia…

  • ¬ thelo
    #2732 January 19th, 2009 at 11:12 am

    jadi intinya mana om, kertas bekas ato dandanan nyentrik ala punk? hihi… yg benar tuh saya daftar juga bikinin vektor :P

  • ¬ Chic
    #2733 January 19th, 2009 at 12:10 pm

    well.. kalo pekerjaannya kayak kamu sih emang dituntut kreatif dimana pun ya… :D

  • ¬ aprie
    #2734 January 19th, 2009 at 1:01 pm

    namanya juga disainer kreatif, di mana2 ya harus menelorkan ide-idenya..
    kalo ga buru2 dikertaskan ya nguap gitu aja idenya..

  • ¬ kuyus
    #2735 January 19th, 2009 at 2:40 pm

    wah, saya paling susah jadi kreatif. Kebanyakan ide datang dadakan, gak pake izin lagi. Jadi kalo ada orang kreatif, beruntung sekali ..

    Saya juga gak bisa gambar, *aduh bisanya apa sich* bisanya cuman belajar nulis ..

    Seng penting kreatif bisa darimana aja ya ..

    Nyambung gak sich komen gue .. hiks hiks

  • ¬ fajarseraya
    #2736 January 19th, 2009 at 4:27 pm

    salam kenal dari blogger bali…mari tukeran link di blog saya…jika mau konfirmasi ke blog saya

  • ¬ ndop
    #2738 January 19th, 2009 at 7:19 pm

    Oh, gelem to tak keki kertas karcis bis dan kertas karcis sepurku??

    enek huwakeh nang omah… hehehehe…

  • ¬ suci
    #2740 January 19th, 2009 at 10:48 pm

    iya sih, gw tadinya suka ngumpulin kertas bekas, tapi saking banyaknya jadi pusing sensiri trus akhirnya dibuang begitu saja deh :( sama aja bo’ong yak

Name (Req)

E-mail (Req)

URI

Message
ad ad

Halaman

Link