-
9
Jan -
Tipografi dan Fungsinya
- With 14 comments
Tipografi karya Antown di http://antownholic.blogspot.com/

Tipografi karya Ayib di http://www.psykofaktory.com

Tipografi adalah ilmu yang mempelajari seluk beluk tentang huruf. Mempelajari tipografi wajib hukumnya bagi seorang desainer (grafis). Mengapa? jika kita memahami karakter sebuah huruf maka kita pun bisa menempatkannya di tempat yang tepat.
Akan menjadi sangat penting hal ini mengingat desainer grafis juga harus bisa mempertimbangkan daya keterbacaaan (readability) sebuah desain. Sebuah desain yang bagus dengan font yang kurang pas maka hasilnya tidak bisa memuaskan.
Mari kita perhatikan jenis font yang digunakan pada sebuah majalah komersial dan majalah pers mahasiswa. Tentu sangat berbeda bukan…?? yap, majalah mahasiswa dengan semangat idealismenya kadang sering melupakan estetika layout sebuah halaman, sehingga kenyamanan dalam membaca pun jelas sangat terganggu. Sementara itu pada majalah komersial kalau perlu hal yang kecil sekalipun harus ditangani secara profesional termasuk urusan huruf ini.
Apa yang hendak saya tawarkan di sini? tidak ada salahnya jika pers mahasiswa mengadakan pelatihan desain grafis dan mengundang saya pada diklat tingkat menengah atau lanjutan. Diklat ini bisa diwajibkan bagi setiap tim artistik atau layouter masing-masing LPM (Lembaga Pers Mahasiswa). Dengan berbekal teori yang ada diharapkan perwajahan setiap halaman menjadi tidak sia-sia adanya.
Kembali lagi soal pembahasan tipografi. Saya jadi teringat blog seorang teman cewek yang menggunakan huruf jenis script (huruf latin atau yang menyerupai gaya tulisan tangan) di blognya. Memang, sepintas mencerminkan blog itu kelihatan lebih memperlihatkan “ke-perempuan-an”nya. Tapi akibatnya apa? dengan memakai huruf tersebut pengunjung menjadi susah membacanya. Kasihan juga kan?
Lalu soal desain di atas? itu adalah desain header bergaya tipografi ornamentalis yang saya buat untuk Emyou A.K.A Oelpha, pemenang kontes di blog saya yang lama itu. Sementara yang bawah adalah karya Ayib dari psykofaktory.com. Kalau dilihat sekilas kok bisa mirip ya mulai dari kombinasi warna hingga bentuk ornamennya? entah…, saya juta tidak tahu. Ada yang bisa menjawabnya? Kalau saya sih positif thinking saja. “Ah, mungkin hanya kebetulan, semoga tidak dipakai untuk kepentingan komersial”…
Salam kreatif!!
IKLAN

Ikuti kontes foto kreatif. Tema: “Sampah Visual Perkotaan”
Berhadiah domain+hosting, dolly RSS, dan voucher pulsa
Postingan Terkait:
- Tipografi Bajaj
Kendaraan alternatif lain buat mudik adalah Bajaj. Seorang pengendara roda tiga mengatakan mereka lebih bisa menghemat uang karena biaya pengeluaran... - Tema Desain Header pada Blog
Merawat sebuah blog ibarat kita menjaga tubuh kita supaya tetap dalam keadaan baik. Kita mengerti kapan waktunya makan dan minum,... - Selera dalam Desain
Saya bisa katakan bahwa mendesain itu adalah hal yang sulit. Dapatkah Anda membayangkan bagaimana masalah yang dihadapinya? Mendesain berarti membuat... - Jangan Lupakan Bahasa
Dalam tataran praktis, sebagian desainer (grafis) mengaku kurang peka terhadap bahasanya sendiri. Contoh sederhana misalnya dalam penyusunan kalimat, pemenggalan kata,... - Kaos Kata-kata dan Cerita Proses Pembuatannya
Sebagai alat komunikasi non verbal kaos dirasa cukup efektif dalam menyampaikan pesan kepada khalayak. Saya sangat menikmat proses pembuatan kata-kata...






Ada 14 comments
¬ suryaden
#2614 January 10th, 2009 at 12:00 am
mungkin keindahan memang hampir memiliki selera yang sama, saya juga ikut positip thinking mas…
¬ det
#2616 January 10th, 2009 at 6:33 am
tipograpi bisa juga dimanfaatkan untuk logotype, betul kan mas desainer?
¬ aR_eRos
#2617 January 10th, 2009 at 11:33 am
*ikut positip thingking*
kalao design manual, lagi ndak punya tinta kali. adae tinta itu doank. jadi warnae sama xixixi
¬ geRrilyawan
#2619 January 10th, 2009 at 4:05 pm
pengen belajar juga nih bos tentang tipografi….ada website yang ngulas beginian nggak ya?
mestinya sih ada ya…
¬ ndop
#2621 January 10th, 2009 at 5:44 pm
iyo ya town, sepintas mau aku mbedek kui karyamu kabeh, ternyata orangnya berbeda..
nek aku dikon nggawe, jelas bedo kang town, soale cirikhasku khan unik.. *halah*
¬ Rian Xavier
#2622 January 10th, 2009 at 8:47 pm
Saya pingin belajar tapi keliatannya susah begitu.
¬ Ongki
#2625 January 11th, 2009 at 12:00 pm
Sy br ngerti stlah topograpi.. Hehe.. Buat saya, kalo lg mendesain sesuatu, berusaha agar menarik, mudah diingat, mudah di baca.. Walau kebanyakan hasilny malah sebalikny,, wkekek..
¬ GiE
#2626 January 11th, 2009 at 2:25 pm
Aku suka banget tifografi, ton… Soalnya selain enak diliat, kata-kata yang pake tifografi itu punya penegasan makna. Iya, tho? heuhue..
Tapi, nggak bakat bikinnya euy.. Huhuu…
¬ fahmi fr
#2631 January 12th, 2009 at 12:33 am
emang masih ada waktu buat berbagi dengan tmn2 LPM ya? hahahahahaha….! piss man!
¬ iwan
#2632 January 12th, 2009 at 1:18 am
aq mau dong diajarin tentang topografi…
so aq ndeso..hihihi……..
¬ hantu
#2635 January 12th, 2009 at 5:04 am
^
^
alasan doank… dimana2 bakat tu cuma 10%, sisanya yg 99% adalah keringat alias kerja keras supaya ‘BISA’.
apa susahnya typografis? hanya permainan ‘link ‘n match’.
try!
¬ hantu
#2636 January 12th, 2009 at 5:07 am
^
^
Ralat:
salah ngitung… 10% bakat 90% keringat, bukan 99%.
¬ cebong ipiet
#2637 January 12th, 2009 at 8:41 am
moco komen ne hantu
*ngakak dot kom*
hantu blog ga berani pke nama yak
xixixixi
wes ah ikutan positif thinking ajah
apik kok ton…
¬ hantu
#2659 January 13th, 2009 at 1:33 am
@ cebong
gw cm treveller, dan nama gw hantu, keberatan??
maksud tulisan gw bukan buat antown, tp atas gw GIE dan smua yg selalu bilang ga bisa sebelum mencoba. Padahal pada dasarnya semua manusia adalah designer, disadari atau tidak.
Walau sense estetika setiap orang berbeda bukan berarti karya yg tercipta bisa dikotak-kotak dlm istilah bagus dan jelek, tapi bagaiman pendekatan dari desain itu bisa menjalankan fungsinya. termasuk pada typografi.
gw jg senang klo komen gw bisa membuatmu ber-xixixi (tawakah ?) dan (+) thinking lo smg ga dipaksakan.