Tentang Kunjungan ke Rumah Dunia dan Banten Lama

Minggu kemarin adalah pengalaman kopdar yang luar biasa bagi saya. Empat mobil berisikan sekitar 20 personil dari rombongan KBBC (Komunitas Blogger Benteng Cisadane) berangkat menuju Serang-Banten untuk silaturahim ke Rumah Dunia sekalian jalan-jalan ke situs Banten Lama.

Rumah Dunia adalah sebuah tempat untuk belajar, berkarya, dan berbagi tentang dunia sastra atau tulis menulis. Senin-jumat dari pukul 13.00-16.00 tempat ini selalu dipenuhi oleh anak-anak usia SD hingga SMP. Sementara hari sabtu Minggu yang belajar adalah mahasiswa hingga orang dewasa. Bahkan malamnya pun masih dipakai untuk nonton bareng piala dunia.


Saya sedang berdiskusi santai bersama relawan rumah dunia yang tampak sederhana namun bersahaja.

Foto: Kang Kombor


KBBC foto bersama Rumah Dunia

Didirikan resmi pada 3 maret 2004 oleh almarhum gubernur Banten nama Rumah Dunia semakin dikenal oleh masyarakat Indonesia. Meski kesehariannya hanya tampak beberapa relawan namun semangat untuk berkarya tampak berkobar di wajah mereka. Maka tak heran jika acara berskala Nasional yang dihadiri tokoh senior dunia sastra pun berhasil digelar beberapa kali di tempat yang barangkali masih pantas disebut desa ini.

Pernah dengar Gol A Gong (baca: golagong)?? beliaulah yang mendirikannya. Meski dengan 5 jari namun beliau telah menulis hingga 70 buku, bahkan mungkin lebih. Semangat menulisnya tersebut ditularkan salah satunya dengan berbagi melalui media bernama Rumah Dunia.

Pulang dari Rumah Dunia kami melanjutkan perjalanan ke situs Banten Lama dengan dipandu mas Igun. Berada disana sepertinya kita dikembalikan ke masa Belanda. Ada Benteng, menara, masjid kuno dan museum situs purbakala. Tidak semuanya bisa kami kunjungi karena waktunya yang terbatas.

Beberapa sketsa di bawah ini mungkin bisa memperindah alur cerita selama perjalanan kami.


Sketsa Mas Igun, guide KBBC selama jalan-jalan ke Banten Lama. Sembari menunjukkan arah dan bercerita Mas Igun tampak sibuk berkomunikasi dengan telepon selularnya.

- – -

Museum situs purbakala Banten Lama.

- – -


Meriam Ki Amuk. Hadiah dari Sultan Demak kepada Sultan Hasanuddin sebagai penguasa di Banten.

Ternyata Banten menarik juga dikunjungi, tidak hanya dari sejarahnya saja namun sejarah peninggalannya. Kalau ada waktu luang mungkin kopdar KBBC berikutnya bisa ke Pantai Anyer. Bagaimana? ada yang mau ikut?

Salam kreatif!!

Postingan Terkait:

  1. Rumah Lama yang Nasibnya Mengenaskan
    Pernah tidak semangat ngeblog? Apa penyebabnya? Kalau saya tidak gak semangat kalau blognya kena hack. Sekitar 4 (empat) kali blog...
  2. Gambar Kartun Ndorokakung di Poster Caleg Banten
    Serang, Banten-Senin (2/3/2009) Media promosi caleg kian variatif pada beberapa poster calon legislatif.  Proses pencitraan diri yang dibangun melalui lembaran-lembaran...
  3. E-Shop dari Kacamata Dunia Kreatif/Visual
    Selesai mengerjakan proyek ilustrasi untuk blog mbak Zee di susucoklat.com beberapa waktu yang lalu saya dapat tawaran mengerjakan proyek ilustrasi...
  4. Berjalan ke Cendana
    Akhirnya, saya melewati juga rumah Soeharto (almarhum), mantan Presiden Indonesia paling lama itu. Secara tidak sengaja, hari jumat (14/11) pagi...
  5. Virus Sketsa yang Melanda
    Selasa, seminggu yang lalu saya silaturahim ke rumah saudara di Serang Banten. Berangkat dari Tangerang sore hari, sepulang dari kantor...

13 Responses to “Tentang Kunjungan ke Rumah Dunia dan Banten Lama”

  1. zay_siSuro says:

    keren cak sketsa ne, kapan2 ajari yo

  2. zenteguh says:

    waduh ngiri banget mas
    dari dulu pengin tahu old banten
    belum keturutan juga. doh

  3. zenteguh says:

    sketsane dan permainan cat airnya mangstaff…

  4. ethie says:

    Asyiknyoooooo…!

  5. achie says:

    beberapa bulan lalu juga aku ke rumah dunia mas, keren yahhh.. punya spot2 sendiri buat menyalurkan bakat dan minat terutama dlm hal tulis menulis dan baca membaca.. tapi sayang tempatnya kurang terawat menurut saya, mainannya, kolam kura2nya bahkan saya jarang nemu tong sampah disana :p

  6. Bang Aswi says:

    Wah, asyiknya ke rumah dunia dan melihat peninggalan benteng lama di kota itu. Ketemu sama Gola Gong ya. Kalau tahu, minta disalamin ^_^ (padahal suka ketemu juga di fesbuk)

  7. pericantik says:

    aduuuh apa apaan sih ini? pake sketsa mas igun.. pake sketsa meriam ki amuk? gak bener nih!!
    baru bener kalo ada sketsa aku juga .. hehehe
    terus mau protes satu lagi.. kok jadinya keren gitu sih?!! ini satu bentuk protes karena gak di ajarin.. hayooo wajib ngajarin kita kita ya besok.

    hmm tentang perjalanan itu.. bukan hanya sejarah banten yang indah, tapi kekeluargaan KBBC juga indah

  8. antown says:

    @zenteguh: wahhh ternyata blon juga toh, malah sampean keluar negeri gitu :P
    @achie: wah udah duluan aja nih dirimu. pasti dapat banyak ilmu ya sepulang dari sana
    @bang aswi: hehe, udah jadi tmen ya di fesbuk. mantap dia, bang aswi juga mantap karyanya. sukses selalu!

  9. kombor says:

    Sketsanya mantap!

    Selanjutnya, lokasi mana lagi yang akan kita kunjungi?

  10. wah asik tuh,…..

  11. antown says:

    @kombor: ayo kang bikin sketsa lagi, dimana aja gitu :) yg penting di tangerang yg belum kita jelajahi

  12. buJaNG says:

    Gambarnya mantap, mbaca ceritanya jadi penasaran kepengin lihat sendiri…

  13. Hopskole says:

    Its beautiful mas…
    Keren sketsanya

Leave a Reply