Posts Tagged ‘Kartun’

Pameran Kartun Pakarti

Pakarti, singkatan dari persatuan kartunis Indonesia lagi-lagi menggelar unjuk gigi. Setelah kemarin sukses membuka pameran kartun berjudul “hyperbola” di erasmuss huis di Auditorium Erasmus Huis, kini akan disusul pameran bertajuk “Tribute to Mr. PEPENG”.

Pameran ini bertempat di theater kecil Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat. Buat kamu yang minat datang saja biar bisa ngobrol langsung dengan kreatornya. Syukur-syukur kalau dapat banyak informasi baru tentang dunia kartun.

Pemeran kali ini diikuti dari jamaah fesbukiyah yang doyan menggambar. Jadi semua atau apapun karakter Pepeng dituangkan  dalam bentuk karya. Mulai dari manual hingga digital.

Sekedar info, selain aktif pameran, pakarti juga aktif di milis yang beralamatkan di groups.yahoo.com/group/pakarti (CMIIW). Jaman telah berkembang, teknologi makin canggih, tak usah repot-repot berkumpul untuk berdiskusi. Dengan milis ini kita bisa ikutan bersuara. Ngobrol banyak soal kartun dengan para kartunis se-Indonesia.

Sampai di sini dulu ya…

Salam kreatif!!

Action!!

Action!! sepertinya kata yang bisa mewakili tulisan ini. Singkat kata Indonesia’s Sketchers (IS) diajak kerjasama oleh parfum DKNY saat pameran di atrium Pondok Indah Mall (PIM) 2, Jakarta, selama dua hari yakni sabtu-minggu.

Dengan segala pertimbangan maka IS kemudian mendelegasikan satu tim yang terdiri dari 4 (empat) orang, yakni Tile, Yoso, Toni dan Antown. Empat orang ini mempunyai gaya sket yang semuanya berbeda. Tugas kami adalah mengkolaborasikan empat gaya yang ada sesuai dengan konsep yang telah disepakati antara kedua belah pihak yakni DKNY dan IS.

Dalam pandangan saya, karakter sketsa yoso: arsitektural, kartunal, detail, rapi. Karakter sketsa Antown: Spontan, ekspresif. Karakter sketsa Toni: Impressif, super deformatif, ekspresif. Karakter sketsa tile: Rapi, konseptual.

Tapi kami tidak datang berempat saja, karena ada anggota IS yang lain turut memeriahkan event ini yakni non Atit, bung Donald, non Beck, dan bung GoenRock. Makasih buat semuanya yang telah berpartisipasi ya.

Ada dua papan vinyl besar dengan ukuran sekitar 1m x 3m (horisontal) yang kami “hajar” dengan sketsa. Waktu pengerjaan masing-masing sekitar tiga jam.

Beberapa saat setelah dimulai. Dok: Yoso

Dari kiri ke kanan: Tile (membungkuk), Atit (berdiri), Antown (duduk). Dok: Yoso

Hasil akhir panel#1. Dok: Yoso

Hari pertama kita membuat karya dengan gaya kolase sketsa. Maksudnya membuat gambar, menggunting, lalu menempelkannya. Seperti kembali ke masa kanak-kanak hehe.

Latar belakang yang digambarkan dalam sebuah interior dikerjakan oleh Yoso. Apel besar warna hijau yang berada di tengah ruangan dikerjakan oleh Tile. Kerumunan orang yang sempat saya hitung berjumlah sekitar 30 orang dikerjakan oleh Antown. Sisi kiri dan kanan yang bergambar orang mencium aroma parfum DKNY dikerjakan oleh Toni (lihat gambar  atas).

Pembuatan dummy untuk panel. Dok: Yoso

Keroyokan rame-rame. Dok: Antown

Hasil akhir panel#2. Dok: Yoso

Hari kedua kami membuatnya dalam bentuk komikal. Yakni memindahkan iklan komesial yang ada di TV dalam bentuk komik. Ada lima panel yang kemudian kami isi dengan goresan kami.

Sebelah kiri, karakter cewek yang berjalan oleh Antown, latar belakang arsitektural oleh Yoso. Dua tangan yang dengan latar belakang tumpukan apel oleh Tile. Mulut perempuan dan tangan yang memegang apel yang sudah digigit oleh Toni. Rambut yang terurai angin oleh Toni. Wajah tampak samping oleh Yoso. Laki-laki mencium pipi perempuan oleh Antown (lihat gambar  atas).

Bonus foto:

Becky (kiri) yang ikutan bikin gambar Tile. Dok: Yoso

Dari kiri ke kanan: Tile, Toni, Yoso, Antown, Donald. Dok: Yoso

Salam kreatif!!

Seks a la Sapi

Perlu diketahui bahwa sapi betina mempunyai ciri khas saat dia siap dikawinkan. Menurut informasi yang saya dapatkan dari dogter Tito (dokter hewan yang doyan bikin kartun dan duduk di samping kerja saya saat ini) ciri tersebut biasa disingkat dengan 3A, yakni “Abang, Abuh, dan Anget”.


Tiga kata tersebut semuanya berasal dari bahasa Jawa yang pernah ia dapatkan saat KKN di Kulon Progo, Propinsi DIY pada tahun 2005 di lingkungan peternak sapi setempat. Selanjutnya perhatikan penjelasan singkat di bawah.

Abang, artinya merah. Maksudnya adalah vulvanya menjadi merah dimana kondisi saat itu lebih merah daripada normalnya. Abuh, Membengkak. Vulvanya juga lebih besar daripada kondisi normalnya. Anget,  jika dipegang vulvanya maka lebih hangat daripada biasanya.

Beuh, ada-ada saja ya. Rupanya ilmu tentang binatang menarik juga untuk dipelajari.

Selanjutnya, dogter Tito menambahkan, “Jika sapi siap dikawini (heat), maka sapi tersebut akan mengeluarkan cairan yang dalam bahasa jawanya disebut pela-pelu”.

Semoga ini bukan postingan jorok. Semoga bisa menambah wawasan kita. Salam sapi eh salah….

Salam kreatif!!