Posts Tagged ‘Hobi’

Cerita Singkat

Postingan ini adalah cerita singkat tentang jejak langkah komunitas sketser Indonesia yakni Indonesia’s Sketchers. Setelah diliput oleh harian Media Indonesia (MI) dan koran Duta, kali ini Indonesia’s Sketchers (IS) mendapat giliran unjuk gigi di Trax magazine. Majalah dengan desain cover Ahmad Dhani ini dapat dibeli di toko buku atau agen terdekat di kota Anda seharga Rp 29.000. Saya belinya di WTC Serpong, Tangerang.

Setelah admin menyeleksi beberapa karya nominasi, maka terpilihlah 6 (enam) karya sketsa terbaik dari anggota IS yang hari ini tercatat sudah 77o orang. Enam orang tersebut adalah Cedhar, Widiyatno, Yoso Bayudono, Gunawan Wibisono, Toni Malakian dan Andhika Rhaiditya.

Enam orang tersebut di atas mempunyai ciri khas masing-masing dalam membuat sketsa. Untuk mengetahui langsung hasilnya langsung saja buka rubrik PICTURIZED dari halaman 98-103. Semoga dengan ini IS tetap konsisten memperkenalkan keindahan Indonesia dalam sketsa.

Ingin bergabung dengan group Indonesia’s Sketchers (IS)?? Buat akun di Facebook lalu  join di group http://www.facebook.com/group.php?gid=240007800116.

Salam kreatif!!

Buku Sket

Buku sket (sketch book) model dan ukurannya bermacam-macam. Mulai dari yang ukurannya besar hingga ukuran kecil yang bisa dimasukkan kantong/saku baju. Sebelum kita membelinya pertimbangkan untuk keperluan apa kita memilikinya? apakah untuk sket di jalanan, di rumah, atau untuk menggambar apa.

Jika kita ingin menggambar detail maka gunakan yang ukuran besar, tapi jika tidak ingin ribet/repot cukup gunakan buku sket yang kecil saja. Karena kalau kecil berarti enak buat nyeket dimanapun (baca: mobile).

Bahan kertas buku sket pun berbeda-beda. Saran saya gunakan sesuai dengan kebutuhan kita (lagi-lagi). Kalau kita lebih banyak bermain dengan media kering seperti pensil, pensil warna, arang/charcoal, maka kertas yang bertekstur halus atau kasar saya pikir tidak ada masalah. Tapi kalau permukaan kertas tersebut terlalu licin juga tidak enak pemakaiannya.

Jika buku sket mau digunakan untuk cat air maka gunakan kertas yang bisa menyerap air. Misalnya kertas jenis aquarel. Kertas jenis ini memang sedikit mahal harganya, tapi kualitasnya sudah lumayan. Logikanya, kalau kertas kita bisa menyerap air maka cat air tersebut mampu menciptakan efek khas cat air. Tertarik? silakan dicoba.

Tapi kalau untuk kepentingan studi sket dan hanya untuk hobi atau senang-senang, cukup pilih buku sket yang biasa saja, yang harganya murah. Tersedia di toko buku misalnya merk Kiky ukuran A5 yang harganya sekitar Rp 8000. Lumayan tebal, bisa juga untuk teknik basah maupun kering. Keputusan ada di tangan kita. Pilih buku sket sesuai dengan kebutuhan.

Salam kreatif!!

Action!!

Action!! sepertinya kata yang bisa mewakili tulisan ini. Singkat kata Indonesia’s Sketchers (IS) diajak kerjasama oleh parfum DKNY saat pameran di atrium Pondok Indah Mall (PIM) 2, Jakarta, selama dua hari yakni sabtu-minggu.

Dengan segala pertimbangan maka IS kemudian mendelegasikan satu tim yang terdiri dari 4 (empat) orang, yakni Tile, Yoso, Toni dan Antown. Empat orang ini mempunyai gaya sket yang semuanya berbeda. Tugas kami adalah mengkolaborasikan empat gaya yang ada sesuai dengan konsep yang telah disepakati antara kedua belah pihak yakni DKNY dan IS.

Dalam pandangan saya, karakter sketsa yoso: arsitektural, kartunal, detail, rapi. Karakter sketsa Antown: Spontan, ekspresif. Karakter sketsa Toni: Impressif, super deformatif, ekspresif. Karakter sketsa tile: Rapi, konseptual.

Tapi kami tidak datang berempat saja, karena ada anggota IS yang lain turut memeriahkan event ini yakni non Atit, bung Donald, non Beck, dan bung GoenRock. Makasih buat semuanya yang telah berpartisipasi ya.

Ada dua papan vinyl besar dengan ukuran sekitar 1m x 3m (horisontal) yang kami “hajar” dengan sketsa. Waktu pengerjaan masing-masing sekitar tiga jam.

Beberapa saat setelah dimulai. Dok: Yoso

Dari kiri ke kanan: Tile (membungkuk), Atit (berdiri), Antown (duduk). Dok: Yoso

Hasil akhir panel#1. Dok: Yoso

Hari pertama kita membuat karya dengan gaya kolase sketsa. Maksudnya membuat gambar, menggunting, lalu menempelkannya. Seperti kembali ke masa kanak-kanak hehe.

Latar belakang yang digambarkan dalam sebuah interior dikerjakan oleh Yoso. Apel besar warna hijau yang berada di tengah ruangan dikerjakan oleh Tile. Kerumunan orang yang sempat saya hitung berjumlah sekitar 30 orang dikerjakan oleh Antown. Sisi kiri dan kanan yang bergambar orang mencium aroma parfum DKNY dikerjakan oleh Toni (lihat gambar  atas).

Pembuatan dummy untuk panel. Dok: Yoso

Keroyokan rame-rame. Dok: Antown

Hasil akhir panel#2. Dok: Yoso

Hari kedua kami membuatnya dalam bentuk komikal. Yakni memindahkan iklan komesial yang ada di TV dalam bentuk komik. Ada lima panel yang kemudian kami isi dengan goresan kami.

Sebelah kiri, karakter cewek yang berjalan oleh Antown, latar belakang arsitektural oleh Yoso. Dua tangan yang dengan latar belakang tumpukan apel oleh Tile. Mulut perempuan dan tangan yang memegang apel yang sudah digigit oleh Toni. Rambut yang terurai angin oleh Toni. Wajah tampak samping oleh Yoso. Laki-laki mencium pipi perempuan oleh Antown (lihat gambar  atas).

Bonus foto:

Becky (kiri) yang ikutan bikin gambar Tile. Dok: Yoso

Dari kiri ke kanan: Tile, Toni, Yoso, Antown, Donald. Dok: Yoso

Salam kreatif!!