ad

Irancartoon.com—tempat kumpulnya kartunis dunia—ikut belasungkawa atas tragedi yang terjadi di Palestina. Tampilan halaman depan situs tersebut berubah semenjak tragedi yang memakan ratusan korban jiwa itu. Warna hijau sebagai brand/image masih dipertahankan sebagai warna latar belakang.

Seperti halnya sebuah karya fotografi, kartun terkadang lebih mampu untuk menceritakan sejuta kata. Dengan bahasa gambar dia lebih bisa berbicara secara universal tanpa ada batasan apapun. Maka tidaklah heran, kartun kerap kali jadi media untuk kampanye perdamaian. Masih terngiang mungkin dalam benak kita beberapa logo atau ikon lembaga sosial menggunakan gambar burung merpati terbang. Ya kan? Itulah kehebatan kartun.

Oiya, ada yang ingin saya sampaikan sedikit. Pada situs irancartoon.com ini, kita bisa mengetahui kontes kartun terbaru yang sedang digelar. Nyaris kontesnya tak pernah berhenti. Mulai dari negara yang satu beralih ke negara yang lain. Ada kalanya karya yang diikutkan kontes harus dikirim via pos, tapi ada juga yang melalui email tergantung peraturan yang dibuat oleh panitia.

Tertarik untuk melihat-lihat karya-karya brilian dari mancanegara? Atau pingin langsung gabung mengikuti kontesnya?? Uji nyali Anda disana kalau berani. Hahaha. Pokoknya maju terus deh kartunis Indonesia. Semangat terus…

Salam kreatif!!

IKLAN

Ikuti kontes foto kreatif. Tema: “Sampah Visual Perkotaan”

Berhadiah domain+hosting, dolly RSS, dan voucher pulsa

Postingan Terkait:

  1. Qualitas Kartun Augustin Sibarani
    Pernah mendengar nama Augustin Sibarani? beliau adalah salah satu tokoh yang lahir 83 tahun yang lalu. Di usianya yang...
  2. Pameran Kartun Pakarti
    Pakarti, singkatan dari persatuan kartunis Indonesia lagi-lagi menggelar unjuk gigi. Setelah kemarin sukses membuka pameran kartun berjudul “hyperbola” di erasmuss...
  3. Gambar Kartun Ndorokakung di Poster Caleg Banten
    Serang, Banten-Senin (2/3/2009) Media promosi caleg kian variatif pada beberapa poster calon legislatif.  Proses pencitraan diri yang dibangun melalui lembaran-lembaran...
  4. Republik Plurk
    “Oalah ngene iki tah plurk iku?!” (oalah seperti ini yang disebut plurk itu?!), kata seorang teman. Memang ada orang yang...
  5. Berdebat
    Kartun ini saya buat sebagai kritik sosial. Bahan sindiran masyarakat Indonesia. Tidak ada maksud untuk memojokkan pihak-pihak tertentu. Jika...
ad

Ada 19 comments

Name (Req)

E-mail (Req)

URI

Message
ad ad

Halaman

Link