-
16
Sep -
Hadiah untuk Guru Saya
- With 20 comments
Tidak pernah saya bercita-cita jadi guru (dalam arti sebenarnya). Bahkan, saat KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Kabupaten Malang beberapa tahun yang lalu saya sampai menolak ajakan kawan-kawan untuk menggantikan posisi guru di beberapa SD di kampung itu.
Mengapa menolak? Bukankah jadi guru itu pekerjaan yang mulia? Iya sih memang mulia, tapi saya tidak mau berperan dan bersandiwara di depan kawan-kawan. Biarkan mereka yang biasa mengajar atau lebih mampu yang mengambil kesempatan. Kebetulan ada beberapa teman tahu gimana kebiasaan dan aktifitas saya kalo di kampus. Saya bersama beberapa kawan perempuan diberi tugas mendekorasi dinding TK di kampung itu. Kontan saja saya terima dengan lapang dada. Hahaha…
Menjadi seorang guru memang dibutuhkan kemampuan khusus. Kemampuan yang sebenarnya bisa dipelajari oleh setiap orang termasuk saya misalnya. Sayangnya, saat masih kuliah dulu saya belum tertarik mempelajarinya. Sering lidah ini mendadak mati kehilangan kosakata begitu berhadapan dengan massa. Sering tingkah laku banyak yang keliru begitu mau maju. Mungkin saya bukan seorang calon guru, dalam arti sebenarnya.
Kemudian saya punya anggapan bahwa menjadi guru bukan hal yang gampang. Selain ditantang sabar juga harus bisa memikul beban besar. Saat ini, sebagian kawan yang saya kenal justru mengambil resiko itu. Saya salut sekali sama teman-teman saya itu. Mereka adalah teman saya saat SMP dulu, dan sebagian yang lain teman main saya di kampung halaman.
Saya ingin sedikit bercerita. Tiba-tiba saya teringat pengalaman mengajar beberapa tahun silam. Bukan mengajar sih, cuma mendampingi adik saya yang ingin belajar menggambar. Kebetulan adik saya tidak punya bakat menggambar manual. Bukannya tambah pinter nggambar tapi malah pinter “mancal-mancal”, nangis tak berkesudahan karena gambarnya gak jadi-jadi. Itu beberapa tahun yang lalu saat kita masih kecil. Sekarang, mungkin saya sudah bisa sedikit bangga. Kita sudah sama-sama dewasa dan adik saya lumayan terbiasa main CorelDRAW di komputernya.
Kembali lagi soal guru. Bagi saya semua orang yang saya kenal adalah guru. Tak terkecuali penghuni di dunia maya ini. Semua blogger adalah guru saya. Karena dari merekalah saya bisa belajar banyak hal.
Saatnya saya “balas dendam” sekarang. Balas dendam untuk berbagi pegetahuan kepada semua orang. Selagi masih ramadhan mungkin. Untuk kedepannya, mungkin banyak postingan saya yang bergaya kartunal atau grafikal. Tapi tetap dengan bumbu-bumbu sosial. Sungguh, ini bukan bualan atau bahan tertawaan saya.
Untuk semua yang pernah dan masih menjadi guru saya. Postingan di blog ini adalah hadiah untuk kalian semua. Terima kasih.
Gambar diambil dari corbis.com
Postingan Terkait:
- Warnai Hari Saya
Pernah berpikir ‘tuk pergi Dan terlintas tinggalkan kau sendiri Sempat ingin sudahi sampai di sini Coba lari dari kenyataan Tapi... - Hadiah Buku Sket Moleskin
Sesuai dengan apa yang pernah dijanjikan Saaba–seorang teman dari Malaysia yang rajin berkunjung ke blog visual ini–akhirnya mengirimkan juga buku... - Produk Pentel Koleksi Saya
Postingan ini bukan bermaksud pamer, melainkan lebih saya arahkan ke nilai informasinya. Kebetulan tiga produk di bawah ini pernah saya... - Jika Saya ditanya Tentang…
Jika dan hanya jika (saya berkhayal) bahwa wawancara seperti di bawah ini pernah terjadi… Jika kamu bisa berubah menjadi warna,... - Hadiah Puisi dari Negeri Jiran
We need friends for many reasons, all throughout the season. We need friends to comfort us when we are...







Ada 20 comments
¬ fenny
#82 September 16th, 2008 at 4:33 pm
sekalian dong ke bali sini kalo mau berbagi pengetahuan… langsung praktek
¬ venus
#83 September 16th, 2008 at 7:22 pm
alangkah baiknya kalau hadiah tidak berupa postingan. duit aja gimana???
¬ wildankurnia
#84 September 16th, 2008 at 11:14 pm
huehehe,,
bapak ku guru sih,
aku juga sering ngasih hadiah kalo beliau ulang taun..
¬ Presty larasati
#85 September 17th, 2008 at 1:05 am
Guru?
Hu3..klo bwt jadi guru yg ngajar dpan murid2,presty jg gberani
tapi klo berbagi ilmu n pengalaman d blogosphere,presty setuju sekaleee
¬ Presty larasati
#86 September 17th, 2008 at 1:06 am
Guru?

Hu3..klo bwt jadi guru yg ngajar dpan murid2,presty jg gberani
tapi klo berbagi ilmu n pengalaman d blogosphere,presty setuju sekaleee
mohon bimbingannya,suhu!
¬ Presty larasati
#87 September 17th, 2008 at 1:12 am
Hyaa..
Presty jg gberani klo dsuruh jadi guru yg ngajar depan kelas.klo les privat,msh berani lah..
¬ Presty larasati
#88 September 17th, 2008 at 1:13 am
Setujuuu! Blogosphere emg t4 yg pas bwt saling berbagi ilmu n pengalaman! Saya tunggu ilmunya,suhu!
¬ Presty larasati
#89 September 17th, 2008 at 1:15 am
Ton,ternyata 2 coment yg awal masuk jg tho?
maklum,dr hp..td kyknya eror gitu..hi3..
¬ Presty larasati
#90 September 17th, 2008 at 1:17 am
Lah,tau2 aja avatarQ dah berderet 5.. Kbetulan yg mnyenangkan..
¬ Presty larasati
#91 September 17th, 2008 at 1:18 am
Avatar yg ini jg cantik,jd pasang juga ah satu di sini..
¬ lala
#93 September 17th, 2008 at 2:29 am
gue mah gak usah diajarin lah town.. cukup diberi hadiah hasil karya nyata…
¬ emyou
#96 September 17th, 2008 at 3:39 am
wah… blog barunya menyenangkan.. adem dipandang mata *OOT*
¬ sha
#97 September 17th, 2008 at 6:30 am
Assalamualaikum,
Hehehe yg lg “bales dendam” ni yeee:D Itu gbr kadonya bs dibuka ga, mo liat gitu hadiahnya:D
¬ Qizink
#98 September 17th, 2008 at 6:55 am
lom pernah nih aku laksanain!
¬ Balisugar
#99 September 17th, 2008 at 8:41 am
Owh ini yah blog barunya…aduh selamat deh, pasti ntar keranjingan ngedit theme hehe:lol:
¬ trendy
#100 September 17th, 2008 at 10:00 am
jadi inget sama guru2 sd saya dulu!
pengen juga kasih hadiah!
wekekekek!
¬ dondanang
#101 September 17th, 2008 at 10:43 am
antown mau jadi guru kung fu saya? heheh
¬ h4rold80
#120 September 18th, 2008 at 6:31 pm
bagi saya, semua orang adalah guru
, jenengan juga guru saya town.. hehehe…
sorry baru bisa mampir.. td bener2 deh speedy %$!@#^%#.. hahaha.. disensor di blog orang..
¬ dee
#130 September 19th, 2008 at 7:02 pm
percaya atw tidak, sy jg pernah jd guru..
asyik juga ternyata..
tp sy ternyata ga bermental guru karna malah sering main sm murid2 sy ;p
¬ rezki
#150 September 20th, 2008 at 10:22 pm
@dee,
kan malah kalo jadi bermain sama murid itu lebih bagus..hehe