-
15
Feb -
Gambar Manual dan Gambar Digital
- With 1 comment
Bagaimanapun juga saya meyakini bahwa untuk menghasilkan gambar yang baik maka dibutuhkan kemampuan dalam mengelola emosi. Yap! emosi itu dibutuhkan dalam penciptaan sebuah gambar.
Jika tidak melibatkan emosi, maka hasil gambar akan terasa hambar. Tidak ada sesuatu yang bisa menggetarkan. Mengerti maksud saya kan?
Dahulu, sebelum mengenal seni menggambar dalam bentuk digital, saya hanya mengandalkan kemampuan menggambar manual (baca: menggunakan olah tangan). Setiap guratan, tekanan garis, warna, nada serta hal lainnya saya yakini mampu menciptakan keindahan.

Sketsa yang dibuat secara manual. Tinta menggunakan Uni Pin. Pewarnaan menggunakan Sakura KOI Water Colors di atas kertas Reeves
Setiap seniman mempunyai karakter dan tingkat keunikan yang berbeda. Tentunya untuk mendalami karakter tersebut tidak bisa didapatkan secara instan. Manusia dengan segala kelebihan dan kekurangannya harus tetap berproses untuk mencapai tujuannya. Saya sangat menghargai kemampuan manual setiap orang.
Saat gambar digital mulai berkembang di Indonesia, saya menikmati juga prosesnya. Saat itu (sekitar tahun 1999) Adobe Photoshop masih versi 4. Setelah versi 4, maka lanjut ke versi 5, lalu 6, kemudian 7, pindah ke CS, lalu CS2, lalu Cs3 dan sampai sekarang CS4 (CMIIW). Bermain photoshop dan program digital lainnya sungguh menyenangkan.
Namun perlu diketahui bahwasanya belajar program digital ternyata dapat membuat kita lupa–untuk terus mengasah kemampuan manual. Pesan yang hendak saya sampaikan di sini adalah, seorang artist (baca: seniman) sebaiknya tidak melupakan manual. Karena itu adalah awal dan penting untuk selalu dikembangkan.
Seniman digital yang masih mempertahankan manual dewasa ini sangat jarang ditemukan. Jika kita dapat menyeimbangkan hal ini sejak awal tentunya menjadi aset besar yang ke depannya skill kita akan dibutuhkan banyak orang.
Mau jadi seniman digital atau manual itu memang urusan pribadi masing-masing, tapi jika melupakan manual sungguh sayang sekali. Pernahkah Anda memikirkan demikian??
Salam kreatif!!
Postingan Terkait:
- Zaman Serba Digital
Perubahan ke zaman serba digital seperti sekarang ini kiranya patut kira sambut dengan suka cita. Bagaimana tidak? dengan zaman yang... - Oret-Oretan Manual (Tips)
Membuat oretan atau coretan tangan di atas kertas dengan garis semaunya bisa dijadikan terapi untuk melampiaskan emosi atau mental... - Gambar Header
Berikut ini adalah gambar header yang pernah saya buat untuk dua project ilustrasi terakhir: 1). OutletRaya.com Web ini berisikan tentang... - Era Seni Digital? Benarkah itu?
Saya menemukan video tutorial bagaimana melukis foto secara cepat menggunakan program photoshop. Gambar ini adalah kompilasi hasil capture saya dari... - Gambar Bentuk
Sejak duduk di bangku SMA saya merasakan ada hal yang menarik saat saya berhadapan dengan objek mati yang ada di...






Ada 1 comment
¬ prof. helga
#6721 February 16th, 2010 at 10:37 am
iye bang biasanya saya langsung maen di kompi kalo urusan bikin gambar ato desain. soalnya untuk manual masi blom mahir banget