ad

Lemari di rumah masih menyimpan sejuta cerita. Ada baju saya yang pernah saya pakai kala balita. Ibu menyimpannya dengan rapi. Saya senang kala ibu bercerita tentang baju itu.

Barangkali saya meniru karakter ibu. Suka menyimpan sesuatu yang menjadi kenangan di kemudian hari. Tercatat ada puluhan buku gambar di lemari buffet–hasil simpanan saya mulai dari SD sampai perguruan tinggi–baik itu hasil dari sekolah maupun yang sekedar corat-coret. Alhamdulillah sampai sekarang masih aman dan belum dimakan rayap, padahal tidak ada perawatan khusus.

Membuat corat-coret memang kegemaran saya sejak kecil. Menginjak dewasa barulah saya mengenal makhluk yang bernama desain (grafis), lalu kemudian infografis, dan menyusul animasi.

Ada sebuah komunitas bernama Indonesia’s Sketcher (IS) di Facebook dan saya bergabung di dalamnya. Komunitas ini adalah sekumpulan orang pecintai sketsa yang ingin mengabadikan hiruk pikuk kehidupan masyarakat kota. Setelah mengikuti komunitas ini jujur saya tambah bersemangat berkarya.

Sebenarnya nggak ada target sih–berapa skets yang harus saya bikin setiap bulannya. Tapi setidaknya hasil skets ini bisa menjadi bahan dokumentasi bahwa saya pernah berada di tempat kejadian. Halahhh!! ngaku aja gak punya DSLR :(


Gambaran suasana depan kantor tempat saya kerja. Sebelah kiri adalah pet shop (model swalayan), tengah adalah klinik hewan yang selalu ramai pengunjung, dan paling kanan adalah Detta 17, panti pijat yang pintunya selalu tertutup rapat dan berkaca hitam.


2 (dua) mbak dan 1 (satu) mas yang sedang menikmati makanan di foodcourt WTC Serpong-Tangerang. Saya sebenarnya rada grogi menggambar ini karena jaraknya gak lebih dari 3 meter dari tempat saya duduk dan saya mencuri adegan mereka. Untungnya mereka tidak mencurigai saya hehehe.


Pemain organ tunggal dan seorang penyanyi wanita menghibur pengunjung lantai 2 WTC Serpong-Tangerang dengan lantunan tembang-tembang lawas. Mereka berada di panggung dengan latar belakang backdrop pertunjukan sulap. Karena gak nyambung dengan adegan ini, maka tidak saya gambar deh. Hanya dua tanaman artifisial itu yang saya jadikan pelengkap sekaligus “framing“nya.

Hmm, selanjutnya buat gambar apalagi ya? semoga nemu objek bagus dan kesempatan bagus. Terus berlatih, terus drawing dan terus doodling.

Salam kreatif!!

Postingan Terkait:

  1. Menggambar Sketsa
    New quick sketch!! Beberapa koleksi gambar sket baru yang saya buat dengan media yang berbeda. Keterangan (atas-bawah): Mobil sedan hyundai...
  2. Halal Bi Halal KBBC
    Sabtu kemarin saya dan Asfan berangkat menuju Graha Raya untuk memenuhi undangan halal bi halal yang diselenggarakan oleh KBBC di...
  3. Tentang Kunjungan ke Rumah Dunia dan Banten Lama
    Minggu kemarin adalah pengalaman kopdar yang luar biasa bagi saya. Empat mobil berisikan sekitar 20 personil dari rombongan KBBC...
  4. Komunitas Indonesia’s Sketcher (IS)
    Indonesia’s Sketcher (IS) adalah komunitas pecinta sketsa yang dicetuskan oleh Atit. Komunitas yang mempunyai alamat … groupnya di Facebook...
  5. Vokalis Triple A
    Berikut ini oleh-oleh saat menggambar di foodcourt WTC Serpong-Tangerang. Suasananya pas banget jadi saat proses nyeket saya cukup menikmati. Entah...
ad

Ada 21 comments

Name (Req)

E-mail (Req)

URI

Message
ad ad

Halaman

Link