ad

Salah satu aset berharga yang dimiliki bangsa ini adalah kekayaan budayanya yang beraneka ragam. Tentang suku misalnya. Berdasarkan informasi yang saya dapatkan dari wikipedia, jumlah suku Jawa saja jumlahnya sudah mencapai 90 juta. Wah banyak sekali ya? itu baru Jawa lho, belum yang lainnya yang jumlahnya sangat banyak itu. Suku Jawa memang suku yang besar di Negeri ini.

Bagi saya kekayaan budaya yang kita miliki itu harus kita lestarikan bersama. Apapun itu bentuknya, dengan catatan selama itu masih dinilai positif dan masih pada batas kewajaran. Lalu bagaimana cara melestarikannya? Banyak sekali. Misalnya dengan mengadakan pameran kebudayaan secara kontinyu baik di dalam maupun di luar. Dengan demikian masyarakat pada umumnya dan generasi muda pada khususnya diharapkan lebih mengenal dan mencintai budayanya sendiri.

Kelompok Reog saat di Bundaran HI, Jakarta, Kamis(18/12). Dokumentasi oleh SINDO

Beberapa minggu yang lalu, saat saya dan beberapa blogger ada kesempatan berkunjung ke TMII (Taman Mini Indonesia Indah), kami menyaksikan semacam perlombaan atau mungkin lebih tepatnya kompetisi reyog. Ratusan orang berkostum hitam-hitam berkumpul jadi satu, entah itu pemain atau penabuh gamelan saya tidak tahu pasti. Tidak jauh dari lokasi pertama saya menemukan (lagi) sebuah pertunjukan tari reyog yang langsung dibawakan oleh bocah-bocah dari SMP Ponorogo sana. Kemasan acara kian menarik karena pemain musik kompak saat mengalunkannya. Tidak pakai kaset atau rekaman lho musiknya, semuanya asli dan bisa kita perdengarkan dari kuping kita sendiri. Pantas saja banyak terpukau dibuatnya. Sayang sungguh sayang, saya tidak sempat mengabadikannya momen tersebut karena jarak tempat saya berdiri dengan panggung cukup jauh.

Lalu apa yang bisa dilakukan kita sebagai “pekerja kreatif” untuk menjaga kelestarian budaya ini? hemat saya kita bisa melakukan apa saja yang bisa kita lakukan. Tentunya semampu kita. Misalnya nih, seorang fotografer bisa hunting ke lokasi lalu menggelar pameran tur ke berbagai kota. Atau ilustrator seperti saya bikin gambar untuk dipublikasikan ke web atau blog. Hehehe. Setidaknya ini yang bisa kita lakukan demi kelestarian dan mencegahnya dari kepunahan. Saya barangkali lebih bisa menghayati jika menggambarnya langsung di lokasi. Besok saja kalau ada waktu sekalian menyaksikan acara grebeg suro di Ponorogo. Sepertinya akan menjadi pengalaman yang sulit terlupakan.

Ilustrasi penari jaranan. Dibuat secara manual menggunakan pensil warna LYRA.

Kearifan lokal yang dimiliki negara ini adalah sumber inspirasi yang amat berharga. Saya tidak rela kalau inspirasi yang menghidupi saya ini musnah dan atau dimusnahkan. Mari kita jaga dan lestarikan bersama. Kalau bukan kita yang memulai, lalu siapa lagi?

Salam Kreatif!!


Tulisan ini saya ikutkan dalam lomba nge-blog “Ponorogo di Matamu”.

Bahan bacaan:

http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Jawa

Postingan Terkait:

  1. Ehm… Ilustrasi Baru Saya
    Delia Devi Barlian, Ibu tiga anak ini memperingati hari kelahirannya tepat hari ini. Tiba-tiba saya teringat kala kopdar/gathering blogger di...
  2. Ilustrasi Souvenir Pernikahan
    Waktu itu saya dikontak seseorang lewat email. Dia minta dibuatkan ilustrasi vektor dari foto prewednya. Saya bersemangat sekali saa mengerjakannya...
  3. Jasa Ilustrasi
    Bosan lihat gaya gambar atau ilustrasi yang begitu-begitu aja? saya coba tawarkan kepada Anda yakni jasa ilustrasi vektor dengan gaya...
  4. Cara Membuat Karikatur
    “Illustrator yang mampu merancang ilustrasi sesuai harapan klien. Bahkan sampai detail terkecilpun ia mampu menuangkannya dengan baik pada kanvas digital....
  5. Membuat Sketsa di Jalanan dan Permasalahannya
    Saat kita hendak membuat sketsa langsung di lokasi tentunya akan dihadapkan beberapa permasalahan. Apa sajakah masalah itu? Pada tulisan...
ad

Ada 23 comments

  • ¬ aR_eRos
    #2271 December 22nd, 2008 at 10:35 pm

    wew nambah saingan nie
    - – -
    saingan itu bagus bro, bikin kita semangat hehe…

  • ¬ ullyanov
    #2272 December 22nd, 2008 at 11:07 pm

    Lebih seru lagi kalo para seniman reog itu nge-blog juga.
    - – -
    iya, betul itu bro. sepakat!!! biar tambah seru sambil pake kostumnya sekalian bwahawhahahaha

  • ¬ alex
    #2273 December 22nd, 2008 at 11:33 pm

    ih….. jelex….
    ga mutu… warnanya aza pucet… kayak yang muncul di sungai-sungai.
    bis u ga datang di lampu bang jo..
    thx

  • ¬ ndop
    #2274 December 22nd, 2008 at 11:58 pm

    mantab themplatemu town…

    nah ini baru wokee…

    gambarnya juga woke..
    yaiyyalah lawong u khan pinter nggambar..
    wekekeke

    opo neh ya…

    eh, wis bengi…

  • ¬ nirmana
    #2275 December 23rd, 2008 at 12:32 am

    hasil guaratan tangan menandakan si pemilik teksture gambar ini seoarang maestro..

  • ¬ arifudin
    #2276 December 23rd, 2008 at 12:45 am

    mari kita lestarikan budaya bangsa :)

  • ¬ suryaden
    #2277 December 23rd, 2008 at 1:16 am

    mari bersama kita jaga bung,
    dan kasih inspirasi buat para tunas muda,
    betapa unik dan kaya budaya kita,
    seperti kata sultan dalam restorasi kebudayaanya…

    *bukan kampanyer loh, sekedar motivasi aja*

  • ¬ ichanx
    #2278 December 23rd, 2008 at 3:28 am

    jawa adalah kunci jendral!!!! *…dan gw gak ngerti bahasa jawa sama sekali* (doh)

  • ¬ nita
    #2280 December 23rd, 2008 at 4:11 am

    gambar penarinya oke, soalnya detail. makin detail menurut saya tingkat kesulitannya makin tinggi (ini menurut saya lho..)

  • ¬ det
    #2281 December 23rd, 2008 at 6:29 am

    wah sip… saya selalu merinding ketika menyaksikan reyog. begitu mistis namun menghibur… hok yaaaaaa….

  • ¬ ernut
    #2282 December 23rd, 2008 at 7:46 am

    gambar tangan reyognya mana?

  • ¬ Arthworks
    #2283 December 23rd, 2008 at 9:08 am

    Yang paling nggak rela kalau reog itu diaku milik orang lain..eh..milik negara lain..hehehe..
    Yang bener reog apa reyog sih??

  • ¬ Nike
    #2284 December 23rd, 2008 at 9:17 am

    Saya blom pernah liat reog beneran, gimana bisa ikutan :D

  • ¬ isnuansa
    #2286 December 23rd, 2008 at 10:14 am

    mantap, Town ilustrasinya. Semoga menang…

  • ¬ arifrahmanlubis
    #2287 December 23rd, 2008 at 2:30 pm

    keren gambarnya mas :)

  • ¬ yahya
    #2288 December 23rd, 2008 at 4:00 pm

    wihh…. keren juga… eh gw saingan lo..!!! hehehe… sesama saingan saling menilai nggak apa kan..??? keren juga gambarnya..!!!

  • ¬ suwung palsu
    #2289 December 23rd, 2008 at 5:18 pm

    jadi pengen bisa ngambar

  • ¬ Uchan
    #2290 December 23rd, 2008 at 6:57 pm

    Oh dari Indonesia toh :eek:

    Kirain dari Malaysie :mad:

  • ¬ sayatan sang penyair
    #2291 December 23rd, 2008 at 11:10 pm

    keren……………. :D

  • ¬ brillie
    #2318 December 24th, 2008 at 4:57 pm

    foto yg lagi heboh2nya artis dua bersaudara itu nggak digambar juga pah?? berani gak???
    - – -
    saya bukan orang yang ngerti gosip nih, siapa ya itu??

  • ¬ meylya
    #2339 December 26th, 2008 at 11:10 am

    ponorogo memang top

  • ¬ Brian
    #2545 January 6th, 2009 at 6:22 pm

    apek…
    bos, punya data sejarah dan arti nama reog ndak?? referensi alamat juga mau.. gw butuh buat tugas kuliah neh….
    suwun..

  • ¬ paradeso
    #8390 October 6th, 2011 at 6:03 pm

    minta tolong kasi infonya, sejarah dan juga keterangan tentang masing-masing tokoh/lakon dalam sendratari reog ya mas,,,
    ini karena aku ingin tau dan aku pnggemar seni di indonesia khusunya jawa.

Name (Req)

E-mail (Req)

URI

Message
ad ad

Halaman

Link