Cara Kreatif Mengemas Portfolio
Mengemas portofolio sebagai lampiran surat lamaran desainer grafis ternyata bisa dilakukan dengan beberapa cara. Mau tahu bagaimana cara menyajikan portofolio secara kreatif? Simak tips ampuh di bawah ini:
Pertama, kemaslah portofolio Anda dalam bentuk video. Kumpulkan portofolio terpilih sesuai dengan kategori masing-masing. Misalnya khusus karya print ad, outdoor, ilustrasi, digital imaging, dsb. Banyak software yang bisa digunakan untuk menciptakan video ini.
Kedua, buatlah dengan cara slideshow. Beberapa gambar bisa diklik secara interaktif oleh pengguna. Gambar yang diklik bisa dibuat perbesarannya tentunya dengan beragam efek yang menarik untuk dicoba. Anda bisa menggunakan software Adobe Flash untuk pembuatan slideshow ini. File portofolio Anda pada akhirnya akan berekstensi SWF.
Ketiga, tampilkan karya kita pada situs yang memberikan fasilitas galeri online. Kebanyakan artist (baca: seniman) memajang portofolionya di DeviantArt (DA). Pilihan lain misalnya coroflot.com seperti milik saya itu.
Keempat, buatlah halaman khusus dari web/blog untuk memajang karya. Jika web/blog kita tentang dunia visual maka selayaknyalah terdapat halaman ini.
Kelima, ciptakan portofolio dengan gaya Anda sendiri. Kumpulkan karya dalam format JPEG atau PNG lalu susun menjadi layout yang menarik. Anda bisa menggunakan Adobe InDesign, Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, CorelDRAW, ataupun Macromedia Freehand lalu simpanlah dalam format PDF supaya tampak rapi.
Masih adakah model kreatif lainnya?? Sementara saya share 5 (lima) dulu aja ya hehe. Buat yang mau berbagi cerita atau pengalaman silakan tuliskan di kotak komentar. Sedikit yang bisa saya berikan tetapi besar dampak yang saya harapkan.
Semoga calon desainer grafis mampu mengemas portofolio lebih baik lagi dari apa yang sudah saya paparkan sedikit di atas. Semoga juga diterima dan tercapai cita-citanya sahabatku semuanya.
Salam kreatif!!
Postingan Terkait:
- Tips Cara Cepat Menggambar Teka-Teki Silang (TTS)
Pernah mengisi waktu luang dengan mengisi TTS? pasti menyenangkan bukan. Nah kali ini kita bukan mengisi TTS lagi melainkan membuat... - Cara Memasang Animasi Flash di Blog
Seperti yang kita ketahui bahwa untuk membuat sebuah animasi maka perangkat lunak yang paling banyak dipakai adalah Flash. Permasalahan kemudian... - Bagaimana Cara Memasang RSS di Wordpress?
Seperti yang kita ketahui bahwa RSS (Really Simple Syndication) adalah cara berlangganan informasi terbaru dari situs web/blog yang kita... - Cara Mempercantik Header
Header yang baik adalah header yang bisa memancing seseorang untuk tetap berlama-lama berada di sana. Bagaimana cara membuat header supaya...




pertamakss!
menarik sekali tipsnya mas
Kalo porto folio untuk bidang selain desain grafis gimana dunk?
Wah tipnya ngga boleh diliwat nih…
akan saya amalkan…
Wah lima juga udah keren banget mas!, trims sharingnya.
selamat malam wah info y trims
salam hangat selalu
pa cabar bang
woww…lumayan susah juga buat orang gaptek kaya ku sob..tapi jujur, ini sebuah info yang membantu untuk bisa dan mau..
-salam kenal-
blogwalking bro ..nice post…
*rikues emo donk*
selalu inspiratif dan selalu ada ude ide segar, bagus
Tadinya saya pikir wah ini portofolio untuk investasi, ternyata portofolio untuk lamaran
Tapi ini sangat bermanfaat
harus interaktif ya mas
iya, ku pikir juga begitu.. Thanks mas atas infonya. kayaknya portofolionya bisa diterapin di website deh..
walau bukan desainer tapi coba2 ah.. makasi
@kenyo: no, no, no!
tidak harus begitu. saya tidak menuliskan kata harus. tapi itu akan lebih baik dan pasti menarik dibanding sama yg static
salam
humm..komen apa yak? artikel ini dibuat untuk para designer grafis..dan aku bukan termasuk di dalamnya…..
Berbagai media digital bs dgunakan utk publish portofolio.. Semakin bnyk media yg kt gunakan, akan semakin bnyk pula peluang utk mndptkan clients
nais info bro