Beriklan Hemat Tapi Gak Tepat

Pengangguran hari ini mengeluh, mereka mengatakan susah mencari kerja dimana-mana. Ijazah SMA yang mereka miliki kini tak lagi bisa dipergunakan semaunya. Nasib puluhan juta manusia pengangguran ini akankah tertolong setelah pemilu nanti?

Sementara itu, mereka yang sudah bekerja tetap berusaha untuk tidak goyah. Berbagai rintangan dan cara mereka lakukan supaya usahanya bisa berjalan. Tidak salah jika pilihan itu adalah memasang iklan dimanapun dan dengan cara apapun.

Manusia-manusia mandiri ini lalu mengiklankan diri—jasa mereka—dengan caranya sendiri. Pohon, tiang listrik, dan fasilitas umum (halte, telepon umum, traffic light, dll) kerap menjadi sasaran empuk kasus vandalisme ini, Ada jasa sedot wc, badut sulap, jasa teknik, dan sebagainya.

Persis depan kost saya, ada bak sampah ditempeli iklan antenna TV. Secara penempatan jelas iklan ini tidak tepat (sasaran) dan sangat mengganggu setiap mata yang memandangnya. Entah sampai kapan perilaku seperti ini akan berhenti.


Siapa yang patut disalahkan? Yang menempelkan atau yang membuat iklan atau yang memproduksi iklan (baca: tukang fotokopi)? Harusnya yang menempel juga mengerti. Iklan benda mewah macam parabola mana patut ditempel di tempat sampah. Semoga bisa menjadi pelajaran buat kita semua.

Salam kreatif!!

Postingan Terkait:

  1. Gondrong Tapi Perempuan
    Salah satu adegan yang saya buat untuk infografis kronologi Suatu hari Asred (asisten redaktur) itu menghampiri saya. Dia lalu...
  2. Dia Polisi, Tapi Oknum
    Kisah nyata ini terjadi di Medan, Sumatra Utara. Ceritanya seorang polisi datang ke sebuah warung dalam keadaan mabuk. Dia minta...
  3. Lebih Berani dengan Pornografi
    Sebuah iklan kreatif. Gambar ini diambil dari kaskus.us Iklan yang kreatif adalah iklan yang mampu membuat sesuatu itu tampak beda....
  4. Kenali Lingkungan Sekitar
    Dulu, saya masih menyimpan rasa ragu jika hendak menggambar di tempat umum. Tahu kenapa? karena saya khawatir menjadi tontonan orang...
  5. Yang Penting Semangat
    Seorang teman blogger kala itu curhat pada saya. “Town, aku pingin belajar gambar tapi aku gak punya bakat. Kira-kira bisa...

15 Responses to “Beriklan Hemat Tapi Gak Tepat”

  1. justru itu namanya kreatif

  2. yorick says:

    mungkin target marketnya tukang sampah kali :D

  3. bayuhebat says:

    gimana dengan iklan kapanye?

  4. suryaden says:

    mungkin mau memperindah tempat sampah mas… hahahha

  5. Ongki says:

    Wew,, pokoknya di tempel aja..

  6. lelouch says:

    yang ngiklan biasanya orang suruhan di upah .. jadi karena kejer setoran (tayang) ya sembarangan aja ..

  7. thegands says:

    tak ada tiang, tempat sampah pun jadi. mungkin begitu prinsip si penempel ulung itu bang

  8. zenteguh says:

    yang nempel itu pasti arek cilik
    kalo orangnya tinggi pasti ditembok (bener gak sih..?)

  9. geRrilyawan says:

    lagi-lagi sampah visual jadinya…

  10. putra baruna says:

    idenya sih bagus, agar semua orang bisa membaca, tapi kurang kreatif, karena pastinya orang cuman baca tulisan Antena TVnya trus kabur… habisnya busuk sih he 3x

  11. hevi.fauzan says:

    Maksudnya sih baik, mungkin karena tempat sampah tsb selalu dikunjungi setiap hari. Tapi yah namanya juga tempat sampah, he3

  12. Ray Rizaldy says:

    dari pada gambar caleg. :P

  13. Blog Ijo says:

    yang jelas yang masang sembarangan.
    ga tempatnya strategis tapi bisa merusak image produk itu sendiri…

  14. lucu jg yah, tempat sampahnya menjadi indah dgn hiasannya.

    btw, ada sisi positifnya jg tuh, orang2 bisa lap di kertas iklan tsb klo tangannya kotor abis buang sampah..bener ga? ha3

  15. dhanipucung says:

    mungkin maksudnya buang saja Ijazah anda ditempat sampah ini setelah itu anda akan dapat ANTENA TV….!!! hee…..

Leave a Reply