Animasi Edukasi

Disclaimer:
Ocehan di bawah ini akan menjadi sangat tidak penting untuk dibaca jika Anda kebetulan baru pertama kali mengunjungi blog ini. Isi tulisan hanya sebuah catatan perjalanan tentang pekerjaan yang baru saya lakoni.

- – - – -

Terkadang saya suka bingung saat ditanya orang lain tentang tempat kerja sekarang. Umumnya sih saya cuma menjawab kalo saya bekerja di sebuah perusahaan animasi edukasi di Tangerang-Banten. Jelasnya perusahaan tempat saya bekerja itu melayani jasa pembuatan animasi menggunakan flash untuk pendidikan.

Lalu beberapa diantara mereka ada yang berkomentar seperti ini, “Wah keren!!”. Saya menimpali, “ah, biasa aja kok”. “Kecuali kalau saya bekerja di Walt Disney”, gumam saya.


Tempat saya bekerja. Tebak di sebelah mana hayo? hehe

Barangkali yang ada di benak mereka adalah saya menjadi orang yang ada di belakang layar. Tidak bisa dipungkiri sebenarnya. Memang saya dalam hal ini ikut terlibat dalam pembuatan animasi mulai dari awal hingga akhir. Tapi baru 3 (tiga) bulan. Saya masih cupu, masih belum pantas dicap sebagai “jagoan”.

Ada hal yang menarik setiap harinya. Itu yang saya sukai. Saya bisa mengenal software baca: program) baru yang belum pernah saya sentuh sebelumnya, saya juga dapat banyak masukan tentang sistem pembuatan animasi. Lalu yang tidak disukai? Deadline yang gila-gilaan. Sama seperti pola kerja saat saya menjadi infographic artist di sebuah koran, tempo lalu. Bedanya kalau di sini jam kerja saya seperti kantor pada umumnya sementara kalau di koran jam kerjanya mulai sore hingga tengah malam.

Posisi saya masih sebagai ilustrator, meski pada kartu nama tertulis graphic designer. Artinya seorang desainer grafis dalam hal ini wajib bisa membuat gambar/ilustrasi baik manual maupun langsung di komputer. Tentunya wajib pula menguasai program Flash. Jadi mau tidak mau saya juga harus “bercinta” dengan makhluk ini supaya bisa cepat mendalami seluk beluknya. Program Macromedia Freehand, CorelDraw, Adobe Illustrator dan Adobe photoshop adalah program penunjangnya. Untuk ke depannya saya juga diminta cepat memahami html. Sungguh pekerjaan yang menantang sekaligus menggairahkan.

Animasi Edukasi
Bagaimana bentuk animasi edukasi itu sendiri? Animasi yang kita kerjakan memang diperuntukkan bagi perusahaan yang hendak melatih karyawannya. Jadi kita di sini membuat animasi dalam bentuk CD interaktif.

User atau pengguna akan belajar sendiri melalui CD tersebut. Bagaimana caranya? Mereka bisa membaca tulisan dari gambar bergerak yang kita buat tersebut, lalu mereka mengkliknya, dan mengkliknya lagi sesuai dengan petunjuk yang ada. Masih membingungkan ya? Kalau iya, coba Anda bayangkan bahwa saya saat ini sedang membuat animasi seperti film kartun Dora yang diputar di layar kaca itu. Kira-kira seperti itulah.

Membuat gambar yang bergerak adalah sesuatu yang menyenangkan. Apalagi jika tujuannya digunakan untuk dunia pendidikan. Bagaimana komentar Anda?

Salam kreatif!!

Postingan Terkait:

  1. Animasi Perkembangan Embrio
    Adobe Flash adalah program yang direkomendasikan untuk membuat animasi. Fungsi animasi itu sendiri selain untuk memudahkan seseorang dalam menangkap sebuah...
  2. Cara Memasang Animasi Flash di Blog
    Seperti yang kita ketahui bahwa untuk membuat sebuah animasi maka perangkat lunak yang paling banyak dipakai adalah Flash. Permasalahan kemudian...
  3. Qurban Kambing dan Animasi
    Mumpung masih suasana Idul Adha, saya buatkan sebuah animasi gak penting tentang kambing qurban. Idenya terinspirasi tadi pagi saat melihat...
  4. Dari Animasi untuk Sesuap Nasi
    Sebuah animasi flash interaktif sederhana  bergambar buah-buahan yang saya pasang di sidebar blog antownholic.com ini saya buat selama semalam....
  5. Chara Design untuk Animasi e-Learning
    Chara design yang jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia berarti desain karakter adalah tahapan yang harus dilakukan saat kita hendak membuat...

24 Responses to “Animasi Edukasi”

  1. kenyo says:

    wahh anak jaman sekarang serba digital, belajar harus pake cd rom, dulu saya sih cm pake buku tulis sama pensil, belum kenal cd interaktif kayak yg situ buat itu

  2. ceznez says:

    serba di gital.. setuju… tapi pusing juga pas suruh coding… punya software support kantor yg serba digital…. *pengalaman kemarin.. hiksss

  3. thegands says:

    sama mas. deadline program yang saya kerjakan juga gila2an dan super duper gila!!!!

  4. bayuhebat says:

    weleh situ toh yang buat. :D

  5. GiE says:

    Bikin animasi flash emang asik ya ton…. Tapi daku sekarang jarang bikin animasi flash lagi. Soale nggak tau sih mau bikin animasi apaan? Secara aku nih lagi memperdalam xHTML dan php. Hehe… :D

  6. sigid says:

    wew dah pindahan to kang?
    semangad deh
    kerjaan baru, pengalaman baru
    tetap learning by doing :D

    semangaaad dan sukses yo

  7. zaM says:

    ambil hikmahnya bro, pengalaman itu sangat berharga, dan akhirnya nanti antown bisa mengusai banyak, keren :)

  8. suryaden says:

    asal TOR nya jelas ya to mas…

  9. Elsa says:

    Ya Allah Yang Maha Kuasa mengabulkan setiap doa…
    Ijinkanlah sahabatku Antown memiliki kesempatan untuk bekerja di WALT DISNEY…
    agar dia bisa sejajar dengan animator kelas wahid di dunia…
    dan setelahnya, Antown bisa menularkan ilmunya kepada animator di indonesia….
    Kabulkan doa kami Ya ALLAH

    amien amien amien
    Ya Rabbal alamien…

  10. siwi says:

    Sepertinya menyenangkan.. Bekerja sekaligus bermain dan belajar serta menyalurkan hobi. Aku juga suka main game flash :P

  11. Ndoro Seten says:

    wah cita-cita luhur yang dikemas dengan menggunakan kemajuan teknologi…..apik kang!

  12. Bang Aswi says:

    Segalanya memang harus dipelajari, Ton. Sedikit demi sedikit jauh lebih baik daripada langsung banyak. Saya pun juga dulu prosesnya seperti itu. Penulis dulu, lalu Editor, lalu Layouter, hingga Desainer, Trainer, dll. Tentu juga dengan penguasaan software2 yang awalnya dianggap asing. Nikmati aja, suatu saat pasti jadi MASTER!

  13. ridu says:

    inovasi kaya gitu emang sangat diperlukan banget.. biar gak merasa jenuh dengan kata “belajar”

    kalo dengan animasi dan interaktif gitu kan jadi tidak membetekan.. sehingga pesan yang ingin disampaikan bisa tepat

  14. edy says:

    saya masih tunggu traktirannya, mas :D

  15. Diriku inget film janji joni, dia bilang pekerjaan yang baik itu bukan pekerjaan yang menghasilkan banyak duit, tapi pekerjaan yang membuat orang yang mengerjakannya bisa menikmatinya.

    so.. klo kita menikmatinya bisa jadi tuhan berkehendak bahwa itu adalah pekerjaan terbaik untuk kita

    sumpah bukan bermaksud menggurui, piss….

  16. didut says:

    dulu pernah pengen bikin CD interaktif tp memang costnya lumayan tinggi :D

  17. Gaiana says:

    pekerjaan yang hebat ton… aku cuma bisa make swishmax dowang, itupun girangnya setengah mati… *liat hasilnya*

  18. annosmile says:

    keren mas..
    baru 3 bulan ya

  19. heLL says:

    waaa gw pengen kerja kek gitu bang
    tapi masi baru belajar desain…

  20. Itu tangerang bagian mana sih tepatnya. Keknya pernah ke situ.

  21. zenteguh says:

    wah berarti sampean separone guru no mas….oleh rapelan gak..? :D

  22. Saya udah lama banget ndak pake Flash, mungkin udah lupa kalau disuruh make lagi. Oh ya, Macromedia Director sudah nggak dipake lagi buat CD Interaktif lagi ya sekarang? :roll:

  23. nomercy says:

    benar mas Anton … seorang desainer grafis harus menguasai elemen2 visual grafis apa saja …
    semoga seniman-seniman grafis kita jaya sampai ke luar negeri ya …

Leave a Reply